Search

Profl Ridho Syuhada: Mandiri Sejak Dini

Sejak lulus sekolah dasar (SD), Ridho sudah berani memilih tinggal sendiri di luar kota.

Perjalanan Ridho Syuhada dalam menggapai mimpi berkarier di dunia sepakbola terbilang penuh tantangan. Lahir di Kuantan Siningi, Riau pada 2004, Ridho sudah menyukai sepakbola sejak kecil karena sang Ayah yang juga menyukai sepakbola. "Papa memang senang sepakbola. Saat mama mengandung, sering diajak menonton sepak bola dan bahkan ketika pertama kali bisa jalan, sudah langsung dikasih bola," kata Ridho.


Tempat pertamanya menimba ilmu sepak bola adalah SSB Gasela Lamandau di usia 8 tahun. Berselang tiga tahun, Ridho pindah ke SSB Kobar Muda, Pangkalan Bun. Sejak lulus sekolah dasar (SD), Ridho sudah berani memilih tinggal sendiri di luar kota untuk menimba ilmu sepakbola, tanpa orangtua, tanpa kerabat.


Pilihannya jatuh ke Pulau Jawa, yang menurutnya punya pembinaan dan ilmu sepak bola yang lebih matang. "Waktu itu mama tanya 'mau SMP di mana?'. Saya memilih di Jawa karena sepakbola di sana lebih maju. Orang tua sempat khawatir karena kami tidak punya kerabat sama sekali," kata Ridho menceritakan.


"Saya bilang 'tidak apa-apa, kita cari akademi yang ada asramanya'. Ternyata pelatih saya punya kenalan di Semarang. Kemudian saat liburan tengah semester, saya dan orang tua langsung ke sana dan melihat salah satu akademi, Akademi Satria Kencana Serasi."


Kunjungan singkat ke Satria Kencana Serasi saat liburan semakin memantapkan hati Ridho untuk pindah ke Jawa agar bisa fokus berlatih sepak bola.


Pada 2019, Ridho berhasil lolos seleksi PSIS U16 untuk Elite Pro Academy. Setahun berselang, ia dipanggil untuk berlatih dengan tim U18 dan U20. Ia satu-satunya pemain U16 yang dipanggil dalam latihan tersebut. September 2020, ia terpilih menjadi salah satu perwakilan PSIS untuk ikut seleksi #GarudaSelect, hingga dia bisa terpilih masuk dalam Program #GarudaSelect.

Menurut Ridho, "Program #GarudaSelect ini bermanfaat untuk mengembangkan bakat serta menambah pengalaman bermain sepakbola di Eropa. Tentunya saya ingin mendapatkan ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin agar bisa berkembang, masuk timnas Indonesia, dan punya mimpi bermain untuk klub Eropa."