Search

Perkembangan Kemampuan Hokky, Rendy, dan Elia

Setelah menjalani program latihan intensif di Inggris selama kurang lebih tiga bulan, kemampuan para pemain #Garudaselect terus berkembang dengan baik.

Setelah menjalani program latihan intensif di Inggris selama kurang lebih tiga bulan, kemampuan para pemain #Garudaselect terus berkembang dengan baik. Direktur Olahraga, Dennis Wise, menilai peningkatan terpesat ditunjukkan oleh Hokky Caraka, Rendy Sanjaya, serta Elia Di Giuliomaria.


Berposisi sebagai striker, Hokky memang telah memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang cukup baik. Namun, kini dirinya sudah lebih mampu untuk membantu meningkatkan permainan tim secara keseluruhan.


"Saya dapat katakan bahwa kemampuan Hokky telah mengalami banyak peningkatan. Pergerakan dan penguasaan bolanya sudah jauh lebih baik. Hokky telah bekerja keras untuk meningkatkan hal tersebut," kata Coach Dennis. "Dia juga mampu bekerja sama dengan baik dengan Lorenzo (Berra) di lini depan dan terus berusaha meningkatkan kerja sama di antara mereka. Selain itu, dia memiliki penyelesaian akhir yang baik. Jadi, jelas Hokky adalah salah satu pemain yang paling berkembang."


Rendy menjadi nama lain yang disebut oleh Coach Dennis. Menurutnya, pergerakan gelandang kelahiran Bajra, Bali pada 11 April 2004 tersebut sudah jauh lebih efektif dibandingkan waktu awal tiba di Eropa.


"Rendy memiliki keseimbangan dan mampu memberikan operan yang akurat. Meski tidak semuanya sukses, tapi saya percaya pemahamannya akan permainan cukup baik. Ini merupakan hal penting baginya. Sebelumnya, Rendy seperti kebingungan dan sering kehilangan posisi, tetapi sekarang dia lebih memahami hal yang dibutuhkan dari dirinya. Rendy juga memiliki kecepatan," Coach Dennis menjelaskan. "Bagaimanapun dia masih harus lebih memahami kapan waktu yang tepat untuk maju menyerang dan bertahan, serta bisa melakukan operan dengan lebih baik lagi."


Selain Rendy, perkembangan Elia sebagai gelandang juga mendapatkan perhatian khusus dari Coach Dennis. Terutama setelah pemain yang bergabung dari Tim Junior Como 1907 tersebut diminta untuk belajar dan mengemban peran lebih menyerang.


"Kami mencoba memainkan Elia di posisi yang lebih menyerang. Dia bekerja dengan sangat keras dan mampu menjalankan peran tersebut dengan sangat baik. Ia sangat kuat, mampu membaca arah permainan, dan sering memberi operan yang baik. Ia hanya masih perlu untuk memperbaiki intuisinya dalam pengambilan keputusan," Coach Dennis menjelaskan.