Search

Pemain Idola yang jadi Inspirasi Pemain #GarudaSelect




Masing-masing pemain di #GarudaSelect punya klub dan pemain favorit yang menjadi inspirasi dalam bermain. Lima pemain, Muhammad Faqih Maulana, Dustin Pratama Bramantio, Ridwan Ansori, Adre Arido Giovani, dan Noval Junior Iskandar menceritakan tentang klub favorit mereka bmasing-masing.


"Saya suka Manchester United karena menurut saya mereka memainkan sepakbola yang bagus. Pemain favorit saya Eric Bailly juga bermain di sana dan Bailly menjadi inspirasi saya dalam bermain karena punya kecerdasan saat bertahan," kata Dustin.


Seperti Dustin, Adre Arido juga penggemar Manchester United. "Menurut saya Manchester United merupakan tim dengan akademi terbaik di dunia dengan banyak pemain besar yang lahir di sana. Semua pemain muda pasti berharap bisa masuk ke akademi Manchester United lalu berjuang dari bawah sampai masuk ke tim utama," kata Adre.


Adre sendiri punya pemain favorit yaitu David De Gea. Kiper asal Spanyol ini merupakan salah satu contoh sukses pemain yang berjuang dari akademi. "De Gea memulai dari akademi lalu ditarik Atletico Madrid B dan naik ke tim utama sebelum ditransfer oleh Manchester United. Setahu saya De Gea waktu di Atletico juga tak langsung jadi kiper utama tapi memulai dari kiper ketiga. Perjalanan De Gea ini menjadi pelajaran bagi saya bahwa perjuangan untuk jadi pemain profesional tak mudah, karena itu saya harus serius berlatih, kerja keras, dan tak membuang kesempatan langka yang saya dapatkan di Program #GarudaSelect," lanjut Adre.


Sementara itu, Faqih menyukai tim rival Manchester United, Liverpool. "Saya suka dengan Liverpool karena memainkan gaya permainan dengan tempo tinggi. Idola saya Andrew Robertson bermain di sana dimana saya ingin menjadi sepertinya kuat dalam bertahan dan menyerang serta punya umpan silang yang akurat ke pertahanan lawan," kata Faqih.


Berbeda dengan tiga rekannya, Ridwan dan Noval menyukai Barcelona. "Saya suka Barcelona karena gaya permainan tiki-taka yang menguasai jalannya pertandingan dan tak mudah kehilangan bola. Pemain terbaik dunia berasal dari akademi La Masia seperti Lionel Messi. Saya dulu bermimpi bisa mengikuti perjalanannya, bermain untuk akademi dari usia muda hingga naik ke jenjang yang lebih tinggi, terus belajar dari pelatih terbaik. Saya beruntung bisa bergabung di Garuda Select berlatih di Eropa juga mendapatkan pelatihan yang terbaik dari pelatih kelas dunia" kata Ridwan.


"Saya suka Barcelona sejak era Pep Guardiola karena permainan indah yang ditampilkan. Namun untuk pemain favorit saya suka Xabi Alonso yang punya umpan jauh yang akurat yang menjadi inspirasi saya dalam bermain," tambah Noval.

  • Instagram