Search

Pemain #GarudaSelect Mengenang Pertandingan Debut dalam Karier Sepakbola

Updated: Jan 31



Pertandingan pertama dalam sepakbola selalu berkesan. Pemain #GarudaSelect berbagi pengalaman tentang pertandingan debut yang tak bisa dilupakan.


"Pertandingan resmi pertama saya di Elite Pro Academy U-16 2020. Ketika itu saya membela Persebaya Surabaya menghadapi Bali United dan tim saya menang dengan skor 3-2. Sebelum pertandingan saya sempat tegang, tapi saya berusaha bermain seperti biasa dan menjalankan instruksi pelatih, hasilnya saya mencetak dua gol," kata pemain depan, Wahyu Agung Drajat.


"Kalau saya pertama kali bermain di Liga Kompas bersama Bina Taruna di tahun 2018. Ketika itu lawannya ASIOP dan tim saya kalah 0-2. Saya sangat kecewa ketika itu karena saya dan tim sudah berlatih serius. Saya juga menambah porsi latihan sendiri di rumah demi pertandingan itu. Saya sempat merasa kesal dan bersalah, tapi setelah itu justru jadi motivasi untuk kerja keras dan menang di pertandingan selanjutnya," kata Muhammad Faiz Maulana.


"Pertandingan pertama saya ketika Piala Soeratin 2020 di Magelang. Saya membela Gabsis Sambas melawan Jambi dan tim saya menang dengan skor telak 3-0. Persiapan sebelum pertandingan saya sangat serius dan disiplin latihan bersama teman-teman yang lain. Tidak lupa saya minta doa restu orang tua agar bisa mendapat hasil maksimal," kata Roki.


"Debut saya terjadi saat bermain untuk akademi Majengo United tahun 2013. Ketika itu lawan yang dihadapi adalah Fair Play dan kami kalah 5-0. Pertandingan itu menjadi pelajaran berharga bagi saya. Saya sangat berharap bisa berkembang lebih jauh bersama Garuda Select dan suatu hari saya bisa kembali ke Tanzania sebagai pemain yang lebih baik," kata Shaban Mbwana Kingazi.

Sementara itu, Lorenzo Berra mengenang pertandingan debutnya bersama Como U-19 di tahun 2020. Ketika itu lawan yang dihadapi adalah Giana Erminio. "Saya bermain untuk tim U-19 meski saya baru berusia 17 tahun, sebelum pertandingan saya menyiapkan diri dengan serius bersama pelatih, sayangnya tim kami harus kalah dengan skor 2-1," kata Lorenzo.