Search

Pelajaran Berharga dari Coach Des Walker bagi Faqih dan Ibnul



Melalui program #GarudaSelect, kedua bek tengah Muhammad Faqih Maulana dan Ibnul Mubarak mendapat kesempatan mereka untuk dilatih bek legendaris timnas Inggris, Des Walker. Faqih dan Ibnul tentu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini dan berusaha untuk bisa belajar sebanyak-banyaknya dari pemain yang membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 1990 ini.


"Berlatih setiap hari bersama bek legendaris Inggris tentu tidak bisa didapatkan semua orang. Dilatih oleh Coach Des membuat saya semakin bersemangat dan saya ingin menyerap ilmu sebanyak mungkin darinya. Coach Des orangnya sangat detail, dia sering memperagakan secara langsung pergerakan yang harus dilakukan sehingga saya lebih cepat paham," kata Faqih.


"Coach Des sangat ingin melihat anak asuhnya berkembang. Ketika berlatih di lapangan, Coach Des sering berteriak dengan nada tinggi, tapi saya sadar itu tujuannya untuk memberikan pengertian lebih kepada semua pemain," kata Ibnul.


Faqih dan Ibnul bercerita tentang saran yang diberikan oleh Coach Des untuk masing-masing. "Coach Des sering menekankan ke saya untuk selalu jangan cepat kehilangan bola. Kesalahan seperti salah umpan tak boleh dilakukan oleh pemain dengan posisi seperti saya sebagai pemain belakang, karena itu akan sangat membahayakan tim begitu bola direbut pemain lawan," kata Ibnul. "Kalau pesan dari Coach Des untuk saya adalah harus pintar dalam membaca permainan lawan dan harus selalu waspada mengantisipasi pergerakan penyerang lawan," kata Ibnul.


Faqih sendiri tak sabar untuk mengaplikasikan berbagai arahan Coach Des di pertandingan. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Port Vale U18 di bulan Desember, #GarudaSelect akan bisa kembali bertanding begitu aturan lockdown dilonggarkan mulai tanggal 29 Maret.


"Saya ingin sekali bisa mempraktekkan hasil latihan selama empat bulan bersama Coach Des di pertandingan. Coach Des juga pasti langsung memberikan evaluasi setelah pertandingan, ini sangat penting menjadi bahan koreksi kami agar saya bisa terus memperbaiki diri dan berkembang lebih jauh lagi," kata Faqih.