Search

Keputusan, Keputusan, dan Keputusan! (Bagian 1)

Updated: Mar 5

JOURNAL TIMO SCHEUNEMANN PART 9.

Proses terjadinya kartu merah untuk Persija di ajang Piala Gubernur Jatim kembali mengingatkan kita akan pentingnya sebuah keputusan dalam sepak bola. Bola diumpan ke belakang dari pemain tengah kepada center back yang berada dalam posisi tertekan.


Kesalahan semacam ini sudah pernah saya bahas dalam jurnal tentang pembelajaran yang diterima para pemain Garuda Select. Pengaruh pengambilan keputusan begitu besar. Kesalahan dalam mengambil keputusan membuat gol terjadi untuk lawan, dan sebaliknya, gol tidak tercipta untuk tim kita.


Karena pentingnya pengambilan keputusan yang tepat dalam bermain sepak bola, saya akan membahas sebagian dari jenis-jenis keputusan yang ditanamkan tim pelatih Garuda Select.


Pertama, adalah keputusan di luar lapangan. Pemain harus membuat keputusan sebagai pribadi untuk serius melakoni pekerjaan mereka sebagai pesepak bola. Tidak makan gorengan atau minum minuman bersoda yang kelewat manis misalnya, adalah keputusan yang memiliki pengaruh besar terhadap performa mereka sebagai pemain. PSSI tidak bertanggung jawab akan hal ini, begitu halnya dengan program Garuda Select. Ini mutlak keputusan setiap pemain yang lahir dari sebuah kesadaran pribadi.


Keputusan lainnya yang berhubungan dengan mental pemain adalah kemauan untuk selalu berlatih secara 100% dan keinginan untuk belajar. Pemain yang coachable atau bisa dilatih dan serius dalam berlatih akan terus berkembang. Berada di belakang layar, saya terus mencoba memotivasi pemain untuk mendengarkan baik-baik arahan dari Dennis Wise dan Des Walker. Saat berdiri kedinginan sekali pun, karena itulah “emas dan permata” yang bisa dibawa sebagai bekal karier mereka.


Umpan Kemana?


Saat bermain, salah satu keputusan paling penting adalah ke mana bola diumpan. Keputusan taktis mengumpan menjadi super penting, baik dalam menghindari kesalahan yang bisa berujung gol bagi lawan maupun umpan yang membahayakan gawang lawan atau tidak. Prinsip utama adalah mengumpan ke depan. Kedengarnya sepele, namun pemain kita, baik level rendah mau pun tinggi sekalipun, begitu sering mengumpan ke belakang atau samping yang kemudian direbut oleh lawan.


Mengapa mengumpan ke depan begitu penting? Yang pertama logis saja: gawang lawan berada di depan. Kedua, kalau kita umpan ke depan dan bola sampai di kaki kawan situasi menguntungkan bisa terjadi. Ketiga, kalau pun umpan tidak sampai, bola berada di depan yang artinya ada cukup banyak pemain kita yang berada di antara posisi bola dan gawang sendiri sehingga counter-attack bisa dihindari. Bandingkan dengan saat bola diumpan ke belakang atau ke samping, situasi kalah jumlah kerap terjadi di daerah yang sangat menguntungkan lawan.


Kesimpulannya, hanya umpan bola ke belakang atau menyamping sebagai bagian usaha kita sebagai tim untuk bermain ke depan! Selain itu, pastikan kita lebih berhati-hati (take extra care) saat mengumpan ke belakang dan samping.


Two Touch atau One Touch?


Pemain harus belajar membedakan situasi di mana bola harus dikontrol terlebih dahulu baru kemudian diumpankan (two touch atau lebih), dan situasi di mana satu sentuhan (one touch) harus dilakukan.


Sebagai pedoman, one touch dilakukan saat jarak dengan lawan cukup dekat. Di situasi seperti ini, bola sulit dikuasai karena rentan dicuri oleh lawan. By the way, saat tertekan lalu mengumpan one touch kepada teman kita yang berdiri teralu berdekatan juga bukan solusi, karena lawan yang datang mudah saja ganti menekan teman kita.


One touch juga dilakukan apabila pola serangan sudah bisa dipredikisi dengan jelas dan kombinasi harus berjalan dengan cepat.


Sebaliknya, two touch dilakukan saat tersedia waktu dan ruang. Selain itu, two touch dilakukan guna menunggu rekan untuk bergerak menghampiri (support) atau melakukan pergerakan maju. Dengan sedikit waktu lebih yang diambil saat menguasi bola diharapkan akan tercipta opsi yang lebih menguntungkan daripada situasi sepersekian detik sebelumnya. Dan satu lagi, two touch dilakukan guna memastikan umpan yang kita berikan berkelas (tegas dan tepat). Saat kualitas bola yang kita terima tidak memungkinkan untuk disalurkan secara one touch, jangan dipaksakan.


Bersambung.


Salam,

Timo Scheunemann


Saksikan rangkuman perjalanan skuad Garuda Select baik di dalam dan luar lapangan hanya di Mola TV!

  • Instagram