Search

Dodi Irawan Petik Banyak Pelajaran dari Des Walker

Choki Sihotang



Bek muda potensial Indonesia, Dodi Irawan banyak mendapat ilmu dari Des Walker selama mengikuti Program Garuda Select. Ia berharap ini dapat menjadi modal bila mendapat kepercayaan dipanggil Indonesia U19.


Garuda Muda tengah dipersiapkan di ajang Piala AFC U19 di Uzbekistan pada medio hingga akhir Oktober mendatang. Kemudian, pada 2021, Witan Sulaemen dan kawan-kawan bertarung di Piala Dunia U20 di mana Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah.


Sebanyak 44 pemain mengikuti TC virtual yang dipimpin langsung oleh pelatih Shin Tae-yong dari negaranya Korea Selatan.


"Walau belum mendapat kesempatan, saya selalu semangat menunggu panggilan," kata Dodi.


Dodi merupakan alumnus Garuda Select angkatan kedua yang berangkat ke Inggris pada Oktober 2019 dan kembali ke Indonesia akhir Maret 2020. Dalam rentang waktu tersebut, Dodi kerap mendapat kesempatan bermain sebagai starter. Termasuk kala Garuda Select melakukan empat laga uji coba di Italia.


Totalitas dan loyalitasnya membuat pengagum Sergio Ramos ini kerap mendapat sanjungan dari duet pelatih Dennis Wise dan Des Walker.


Walker bahkan secara khusus memberikan wejangan, mengingat juru taktik berusia 54 tahun dulunya seorang bek. Selain di Timnas Inggris, jasa Walker pernah dipakai sejumlah klub, di antaranya Nottingham Forest dan Sampdoria.


Penampilan cemerlang Walker bersama The Three Lions tersuguh kala Piala Dunia 1990. Kala itu, dalam kapasitasnya sebagai salah satu bek terbaik Inggris, Walker sukses membawa Tiga Singa ke semifinal.


Sayang, Inggris harus puas finis di posisi keempat. Akan tetapi, itu merupakan pencapaian terbaik setelah Piala Dunia 1966, dimana mereka sukses menjadi yang terbauk di Wembley.


"Coach Walker selalu mengingatkan saya untuk berani berduel, terlebih di bola-bola atas. Dia juga bilang harus berhati-hati dan bermain tenang penuh perhitungan, jangan sampai melakukan pelanggaran di wilayah sendiri," ujar Dodi.


Bila dipanggil mengikuti TC, Dodi siap mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya. Apalagi kalau benar-benar lolos seleksi dan masuk skuad inti Garuda Muda.


"Tentulah saya tak akan mengecewakan tim pelatih, khususnya coach Shin Tae-yong. Saya bakal bermain penuh semangat, segenap hati, dan berjuang agar Indonesia menjadi juara," pungkas kelahiran 7 Mei 2003.


Adapun TC virtual dimulai sejak 14 Mei. Hal ini dilakukan mengingat pandemi virus corona yang menyerang sejumlah negara, termasuk Indonesia. Seharusnya, TC virtual berakhir pada Senin (15/6). Akan tetapi, atas instruksi Tae-yong, TC diperpanjang sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.


Aksi dan perjuangan Dodi mengawal lini belakang Garuda Select bisa disaksikan di serial Dream Chasers. Serial ini bisa disaksikan secara eksklusif hanya di Mola TV.

  • Instagram