Search

Dari Winger Ridwan Berkembang Jadi Full-Back




Asisten pelatih #Garudaselect, Danny Holmes, mengklaim bahwa Ridwan Ansori memiliki potensi besar untuk menjadi seorang full-back berkualitas. Posisi awal Ridwan sebagai winger membuatnya punya modal untuk menjalankan peran sebagai full-back modern yang baik.


Tiba di Inggris sebagai winger, Ridwan rupanya diminta oleh tim pelatih untuk mempelajari posisi baru sebagai full-back. Hal ini bukan karena Ridwan tidak kompeten sebagai winger, melainkan karena tim pelatih melihat potensi dari bakat pemain asal Bandung yang baru berulang tahun ke-17 tahun pada 13 Februari kemarin ini.


"Ridwan adalah seorang pemain yang kuat secara fisik dan memiliki kecepatan. Ia selalu senang ketika memegang bola, berlari kedepan, dan membuat tim bermain lebih maju. Itu merupakan kelebihan yang dimilikinya. Tetapi, Ia masih harus belajar mengatur tempo dan mengambil keputusan yang lebih baik lagi di atas lapangan," menurut Coach Danny


"Dia terbiasa bermain sebagai winger, jadi wajar jika Ia hampir selalu ingin maju kedepan dan menciptakan peluang, misalnya mengirim umpan ke dalam kotak penalti. Tetapi, jika kita melihat peran seorang full-back era sekarang, maka aspek-aspek tersebut sangat dibutuhkan," lanjut dirinya.


Menurut Coach Danny, Ridwan hanya butuh mempelajari dan membiasakan diri cara permainan bertahan, misalnya untuk pengambilan keputusan dan kesadaran menjaga ruang dengan tepat. Jika mampu melakukannya, maka Ridwan bisa menjadi pemain yang lebih komplit.


"Hal yang dibutuhkan olehnya saat ini adalah kemampuan memahami tugas sebagai pemain bertahan. Seperti yang sudah saya katakan, saat ini full-back harus berani maju meninggalkan posisinya, melewati lawan, membantu penyerangan, dan mengirim umpan," Coach Danny menerangkan. "Kami (tim pelatih) akan bekerja keras untuk membantu dirinya memahami kapan waktu yang tepat untuk menyerang dan kapan untuk bertahan. Ia juga masih perlu belajar caranya bertahan dalam situasi satu lawan satu sehingga tahu hal yang harus dilakukan ketika winger lawan menyerang melalui dirinya, serta cara mengisi posisi bek tengah yang memang menjadi tugas utama seorang full-back."